Minggu, 16 September 2012

Credit Union dalam Mata Kuliah Bank dan LKBB


1 Pengertian Credit Union
Credit Union (CU), diambil dari bahasa Latin "credere" yang artinya percaya dan "union" atau "unus" berarti kumpulan. Sehingga "Credit Union" memiliki makna kumpulan orang yang saling percaya, dalam suatu ikatan pemersatu dan sepakat untuk menabungkan uang mereka sehingga menciptakan modal bersama untuk dipinjamkan kepada anggota dengan tujuan produktif dan kesejahteraan.
Selain itu Koperasi kredit atau Credit Union atau biasa disingkat CU juga berarti sebuah lembaga keuangan yang bergerak di bidang simpan pinjam yang dimiliki dan dikelola oleh anggotanya, dan yang bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya sendiri.

2 Prinsip Utama Credit Union
Koperasi kredit memiliki tiga prinsip utama yaitu:
Ø  asas swadaya (tabungan hanya diperoleh dari anggotanya)
Ø  asas setia kawan (pinjaman hanya diberikan kepada anggota), dan
Ø  asas pendidikan dan penyadaran (membangun watak adalah yang utama; hanya yang berwatak baik yang dapat diberi pinjaman).
Credit Union adalah salah satu solusi pemberdayaan ekonomi yang bisa melibatkan banyak kalangan masyarakat, lintas agama bahkan lintas usia, agar mereka bertanggungjawab akan masa depannya masing-masing. Yang pra sejahtera bisa naik sedikit menjadi lebih sejahtera; yang sudah sejahtera pun bisa memiliki nilai sosial dari uang simpanannya untuk digunakan bagi mereka yang membutuhkan. Bukan sekedar charity atau donasi, tetapi menjadi modal untuk mengangkat taraf hidup mereka sendiri.

3 Sejarah Credit Union.
          Lembaga-lembaga perantara keuangan banyak lahir pada awal abad ke 19 dan berkembanga untuk menaggapi fakta bahwa bank-bank komersial tidak menyediakan fasilitas kredit atau deposito bagi rumah tangga-rumah tangga biasa. Beberapa lembaga muncul untuk menanggapai masalah ini, namun fungsinya utamanya tidak hanya memberikan kredit kepada rumah tangga mesyarakat.
            Credit Union muncul sebagai tanggapan terhadap kebutuhan masyarakat akan bentuk-bentuk kredit konsumen yang lain. Credit Union adalah asosiasi koperasi, dimana orang mempool tabungan untuk member kredit kepada para anggotanya. Kredit ini biasanya kredit tanpa jaminan harta (unsecured by property) dan sesungguhnya hanya mengandalkan janji peminjam untuk melakukan pembayaran kembali. Untuk meminimumkan kesulitan-kesulitan, keanggotaan kredit union pada umumnya terbatas pada orang-orang yang sama, seperti para pekerja atau anggota suatu organisasi social, persaudaraan, atau keagamaan. Persyratan afiliasi ini berlaku sampai sekarang. 

4 Tujuan Credit Union.
Berikut adalah tujuan mendirikan CU:
  • Membimbing dan mengembangkan sikap hemat menghadapi tantangan konsumerisme disekeliling kita.
  • Memberikan pinjaman layak, tepat, cepat dan murah; terutama bagi mereka yang tidak memiliki aset yang dapat dijaminkan ke lembaga keuangan.
  • Membiasakan anggota agar menggunakan uang dengan bijaksana. Think twice, Act wise. Para pengurus akan membimbing bagaimana memilih simpanan dan menggunakan pinjaman. Pembentukan karakter adalah salah satu prasyarat bagi permohonan kredit.
  • Agar anggota dapat merancang masa depan yang lebih baik tidak hanya menghadapi kesulitan sekarang, tapi juga memikirkan masa depan anak-anaknya.

5 Manfaat Credit Union.
Keberadaan CU, menurut Nurul Hayat dalan tulisanya di ANTARA News, memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Mungkin sebagian orang masih bertanya-tanya, CU tentu saja sama artinya dengan koperasi simpan pinjam atau lembaga keuangan lain. Namun, bagi mereka yang bergelut dalam bidang ini, tentulah menampik dugaan tersebut.
Credit Union, tentu saja beda dengan koperasi atau lembaga perbankan umumnya, demikian pendapat Mariamah Achmad seorang aktivis penggagas pembentukan CU Muare Pesisir yang anggotanya kebanyakan para perempuan pencari nafkah keluarga. Menurut ia, manfaat CU bagi anggota adalah mengubah pola pikir. Maksudnya, dari yang terbiasa instan -- langsung memanfaatkan uang saat mendapat pinjaman -- menjadi menciptakan modal dahulu dengan menabung secara rutin. Jika telah tercipta modal atau tabungan, baru memanfaatkan atau meminjam. "Inilah yang tidak ditemukan di lembaga keuangan lainnya," katanya, berpromosi.
Selain itu, CU juga dapat mengubah kebiasaan seseorang dari tidak biasa menabung menjadi biasa menabung. Anggota CU selalu mempunyai uang dalam bentuk tabungan yang terus meningkat, dan selalu bisa memanfaatkan tabungan untuk meningkatkan jumlah untuk menciptakan aset. Ia mengatakan, pada awalnya, sebagian besar anggota CU tidak biasa menabung secara rutin. Tetapi setelah menjadi anggota dan banyak belajar, mereka pun akhirnya menyadari manfaat menabung rutin itu. Apalagi dengan menabung, anggota mendapatkan balas jasa simpanan (BJS).
Jika menjadi anggota CU, seorang anggota mesti menabung untuk meningkatkan modal. "Menabung sistem CU berbeda dengan menabung secara `tradisional` di lembaga lain, misalnya bank, setelah menabung, uang itu ditarik untuk dipergunakan. Tetapi di CU, lebih modern karena ada dana yang tersimpan," katanya.
Tidak hanya itu secara tidak langsung, CU juga memberikan rangsangan kepada para anggota, khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk bisa berwirausaha. Karena CU lebih berfokos pada peminjaman uang yang berperan sebagai modal bagi para anggotanya.

6 Mekanisme Credit Union
Credit Union pada awalnya lahir untuk melayani masyarakat yang tidak bisa menggunakan jasa lembaga keuangan lain, seperti perbankan sebagai tempat mendapatkan modal pinjaman. Karena tercatat 99 persen anggota CU adalah lapisan menengah ke bawah. Namun Credit Union hadir dengan menawarkan pinjaman tanpa jaminan. Oleh karena unsur kepercayaan dan kebersamaan yang diutamakan, setiap anggota dapat mengetahui setiap perkembangan yang terjadi di CU, kini anggotanya datang dari banyak lapisan masyarakat.
Melalui media penyampaian yang terbuka, anggota bisa mendapatkan informasi bulan per bulan dari kemajuan CU. Setahun sekali rapat anggota tahun (RAT) digelar secara terbuka. Para anggota dapat mengetahui apa saja yang terjadi dan berkembang di CU tersebut.
Alasan umum menjadi anggota CU, karena banyak keuntungan yang akan diperoleh dengan menabung di lembaga keuangan itu. Selain setiap anggota dibiasakan memiliki kewajiban untuk menabung, keuntungan pun akan diperoleh dengan cara menabung atau pun meminjam itu sendiri berupa balas jasa. Selain itu anggota tidak begitu saja dapat meminjam uang di CU, karena berkewajiban menabung dahulu dan setelah mempunyai tabungan, baru bisa mendapatkan pinjaman.
Bunga dari pinjaman yang dikenakan setiap anggota yang meminjam, itulah yang pada akhirnya dikumpulkan pada satu periode dan dipergunakan sebagai balas jasa yang dibagikan secara merata pada setiap anggota sesuai dengan seberapa besar jasa yang telah diberikan, dan di serahkan pada akhir tahun.


DAFTAR PUSTAKA

Goldfield, Stephen M dan Lester V. Chandler. Ekonomi Uang dan Bank. Bina Aksra: Jakarta. 1988
Nurul Hayat. Mengambil Keuntungan dari CU.  Selasa, 26 Juni 2007. ANTARA News


Tidak ada komentar:

Posting Komentar